photo Xe8ockMk_zpsicbw1p7f.gif
Tampilkan postingan dengan label Patroli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Patroli. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juni 2017



Sat Sabhara Polres Tanah Laut Polda Kalsel melaksanakan giat patroli dialogis di SPBU Kelurahan Angsau dan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Senin (12/6/2017).
Giat patroli dialogis ini rutin dilaksanakan oleh anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut guna antisipasi kejadian kriminalitas di sekitar SPBU terutama pada bulan Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H. Giat patroli ini juga bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat untuk melaksanakan aktifitasnya.
Disamping pelaksanaan patroli, Sat Sabhara Polres Tanah Laut juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sedang mengisi bahan bakar agar selalu berhati-hati dalam mengendarai kendaraan bermotor, patuhi ketentuan yang ada karena semua itu merupakan keamanan dan keselamatan masyarakat itu sendiri.
Selain itu juga dalam rangka menjelang Ops Kepolisian Terpusat  RAMADNIYA 2017, anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut melakukan kegiatan :
  •  Melaksanakan Pemetaan Terhadap SPBU di Wilkum Tanah Laut Yang Memiliki Tingkat Konsumsi BBM Tinggi Terkait Adanya Antrian BBM Jenis Premium dan Pertalite, Dexlite, Solar Sehingga Dapat Segera Di Lakukan Langkah Antisipasi Terjadinya Gejolak Di Wilayah Hukum Tanah Laut.
  • Melaksanakan Antisipasi Adanya Permainan Spekulan Yang Memanfaatkan Situasi Dengan Melakukan Penimbunan BBM Untuk Mendapatkan Keuntungan Pribadi.
  •  Melakukan Koordinasi Dengan Instansi Terkait Khususnya Pihak Pertamina, Pengelola SPBU Untuk Dapat Berikan Informasi Yang Jelas Kepada Konsumen Agar Dapat Mengatur Penggunaan BBM Tersebut.
  • Melakukan Monitoring, Pengawasan dan Menempatkan Personel Untuk Pengisian Premium dan Pertalite Serta Solar Sehingga Tidak Menimbulkan Gangguan Kamtibmas.
Kasat Sabhara AKP Riswiadi, S.Sos, M.Ap mengatakan, patroli merupakan tugas pokok anggota Sat Sabhara termasuk patroli dengan sasaran SPBU guna mencegah gangguan kamtibmas dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan khususnya mencegah tindak pidana  currat, curras dan curranmor terutama pada saat bulan Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Ftri 1438 H.

Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.


Minggu, 11 Juni 2017


Satuan Sabhara Kepolisian Resort Tanah Laut melaksanakan patroli dialogis mengunjungi obyek vital perbankan, kantor Pegadaian, ATM, pasar dan komplek perumahan warga guna mengantisipasi sekaligus menekan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Tanah Laut, 
Selasa (09-06-2017).


Pada pelaksanaan patroli kali ini, Anggota Sat Sabhara menyambangi Obvit Perbankan Kantor BNI Cab Pelaihari, kantor BRI Cab Pelaihari. ATM, kantor Pegadaian Angsau, pasar Tapandang Berseri serta komplek perumahan warga Rt.06 Karang Taruna. Dalam patroli tersebut selain melakukan komunikasi dan koordinasi dengan petugas keamanan (satpam), Anggota Sat Sabhara turut menyampaikan pesan dan himbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam melaksanakan tugas.

“Jika ada hal-hal yang mencurigakan ataupun ada kejadian harap segera menghubungi pihak kepolisian terdekat, agar segera mendapat penanganan”,


Sementara itu Kasat Sabhara Polres Tanah Laut AKP Riswiadi, S.Sos, M.Ap  mengatakan bahwa patroli yang dilakukan oleh Anggota Sat Sabhara ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap harinya dengan harapan dapat menekan angka kriminalitas sekaligus mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.

Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.







Selasa, 06 Juni 2017


Sat Sabhara Polres Tanah Laut dan Satuan Fungsi lainnya yang dipimpin oleh Ka SPKT Ipda Bagus Pitoyo dan Pa Siaga Ipda Teguh Triono melaksanakan patroli pada saat sahur. Kegiatan tersebut untuk memberikan kenyamanan selama bulan puasa sekaligus menekan angka kriminalitas yang cenderung meningkat jelang Lebaran.

Kegiatan itu akan memperkecil ruang gerak pelaku kejahatan, sehingga akan membatalkan niat untuk melakukan tindak kriminal,” ujar kasat sabhara Polres Tanah Laut AKP Riswiadi, S.Sos, M.Ap. Selasa (06-06-2017).

Dia mengatakan, saat bulan Ramadan masyarakat terkadang lelah dengan aktivitas yang padat. Seperti saat sahur dan bekerja. Tentu, fokus untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar juga berkurang dan kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku kejahatan melakukan aksinya.

“Dengan Patroli Sahur kami harapkan dapat menekan serta mencegah tindak kriminalitas. Selain itu bisa memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan puasa,” katanya.

Dia menjelaskan, anggota Sat Sabhara, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intel dan anggota Propam dengan menggunakan mobil dinas Sabhara dan Lantas untuk berpatroli tiap sahur dari jam 03.00 s/d 04.00 wita. Mereka akan berkeliling mengawasi daerah-daerah rawan kriminalitas selama bulan Ramadhan.

Serta sambil memberikan binluh kepada masyarakat yg menyalakan petasan saat sahur, karena di samping dapat membahayakan juga mengganggu kenyaman masyarakat sekitar.

Anggota sat sabhara mengimbau, bilamana masyarakat mendapati kejadian atau informasi terkait gangguan kamtibmas khususnya di wilayah kab. Tanah Laut untuk segera melaporkan ke kantor polisi terdekat.


Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.





Senin, 05 Juni 2017


Anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut melaksanakan patroli bersepada, Senin malam (05-06-2017).

Patroli malam bersepeda ini diharapkan dapat memberikan bantuan pelayanan kepada masyarakat dan sebagai sarana mendekatkan diri kepada masyarakat. Patroli bersepeda ini dilaksanakan dalam kota Pelaihari  dengan sasaran giat masyarakat di Taman Kijang Kencana Pelaihari, Taman RTH Hasan Basri Pelaihari dan pasar Tapandang Berseri Pelaihari guna cegah tindak premanisme dan kriminalitas dengan melaksanakan patroli sepeda dan jalan kaki. Tak lupa anggota Sat Sabhara juga memberikan himbauan kepada masyarakat tentang Kamtibmas.

Kasat Sabhara Polres Tanah Laut AKP Riswiadi, S.Sos, M.Ap mengatakan  Patroli dialogis dengan bersepeda yang dilakukan anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut merupakan bentuk wujud untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan ini.

Selain itu juga bahwa tujuan patroli sepeda diantaranya adalah untuk mencegah dan mendeteksi potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, hemat energi, dan pasti menyehatkan karena berpatroli sambil berolahraga. Patroli Sepeda dilaksanakan sekaligus untuk mempererat kemitraan antara polisi dengan masyarakat.


Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.






Kamis, 26 Januari 2017

Akibat hujan deras sejak tadi malam hingga pagi ini membuat sebagian rumah warga di Kecamatan Bajuin terendam banjir dan ruas jalan di desa Bajuin menuju desa Tanjung terputus akibat  derasnya terjangan banjir.(Kamis, 26-01-2017).
Kapolres Tanah Laut, Kasat Sabhara, Kapolsek Pelaihari bersama BPBD, Dinas Sosial Kab. Tala dan Camat Bajuin langsung menuju lokasi untuk melaksanakan pengecekan dan pendataan daerah yang terdampak banjir.
Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan,S.IK, MH segera memerintah anggotanya untuk membantu pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas pasca banjir, membantu perbaikan bersama sama warga dan unsur terkait serta segera membuat Posko banjir ditempat yang sudah ditentukan bersama.

Lokasi daerah yang terkena dampak bencana banjir adalah :
  1. Desa Kunyit Rt.06 Kec.Bajuin : (sekitar 44 buah rumah yg terendam banjir setinggi 30 - 50 cm, namun air sudah berangsur angsur mulai surut, ternak sapi milik sebagian warga setempat dievakuasi ketempat / jalan yang agak tinggi). Kemudian jalan desa Kunyit menuju Kelurahan Pabahanan sepanjang 30 meter terendam banjir.
  2. Desa Sungai Bakar Kec. Bajuin : (7 buah rumah warga di Rt.2 terendam banjir), (1 buah rumah kayu milik PT. KY yang dihuni oleh sdr Kosasi di Rt.5  hanyut diterjang banjir kerugian ditaksir 15 Juta. tidak ada korban jiwa), (1 buah rumah kayu milik sdr. Samsudin dinding sebelah kanan mengalami kerusakan kerugian sekitar 2 Juta), (Jembatan jalan desa Sungai Bakar Rt.05 menuju ke goa marmer mengalami amblas bagian sisi jalan), (1 buah tiang listrik milik PLN di Rt.05 roboh).
  3. Desa Bajuin Kec. Bajuin : (1 buah toko milik sdr Jurhani Rt.05 mengalami amblas kerugian sekitar 15 juta, tidak ada korban jiwa), (1 buah bangunan untuk pekerja tromol alami rusak terbawa arus banjir, tidak diketahui pemiliknya.), (ruas jalan di desa Bajuin menuju desa Tanjung terputus sekitar 3 meter, tidak ada korban jiwa.), (ruas jalan di desa Bajuin menuju desa Tanjung amblas bagian sisi jalan dengan lebar sekita 30 cm).
  4. Desa Atu Atu Rt.01 Kec. Pelaihari : 20 buah rumah terendam banjir, namun sudah mulai surut, tidak ada kerugian materiil.
Kapolres menghimbau kepada warga masyarakat agar berhati hati dan cepat lapor apabila debit air mengalami peningkatan. Dan kepada anggota Polres Tanah Laut dan Polsek Pelaihari agar melaksanakan patroli ke lokasi lokasi yang rawan banjir guna membantu proses evakuasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.




Selasa, 10 Januari 2017

Semakin maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin di Gunung Mayat dan Gunung Belang Daras desa Tanjung Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut Kalsel sehingga dapat merusak lingkungan dan tanah longsor.
Anggota Sat Sabhara Polres Tanah Laut yang dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP Riswiadi,S.Sos,M.Ap melaksanakan patroli dialogis ke rumah Kepala Desa Tanjung Kec. Bajuin Sdr Iskandar untuk mencari informasi seputar aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya.
Kepala desa menjelaskan bahwa Penambangan Emas Tanpa Izin dilakukan oleh sekitar 70 orang dari desa Tanjung dan sekitar 30 orang campuran dari desa Pelaihari, desa Bajuin dan sekitarnya. Adapun kegiatan penambangan emas dilakukan dengan 2 cara yaitu :

1. Dengan cara melubangi / menabuk tanah untuk mencari batu yang mengandung emas dengan kedalaman sampai 80 meter.  
2. Tebang Larut : yaitu dengan cara menyemprotkan air ke dinding bebatuan atau tanah gunung dengan menggunakan mesin dumping dengan daya semprot besar untuk melarutkan hasil semprotan ke parit yang sudah dipersiapkan untuk mengikat emas berupa ambal atau keset yang disusun rapi. Cara ini mengakibatkan longsornya tanah dan pepohonan banyak yang tercabut atau tumbang. 

Kemudian Patroli dilanjutkan menuju tempat Penambangan Emas Tanpa Izin yang ada di gunung Mayat dan gunung Belang Daras.
Untuk sampai ke tempat tersebut harus melalui medan yang menanjak, bebatuan, tanah merah licin, sempit dan banyak lobang bekas penambangan emas.

Untuk menuju gunung Mayat masih bisa ditempuh dengan menggunakan motor Raimas Sabhara. Disini tidak ditemukan penambang maupun mesin mesin yang digunakan untuk menambang yang ada hanya lobang dan tenda tenda yang ditinggalkan oleh para Penambang Emas Tanpa Izin.
Kemudian untuk menuju puncak gunung Belang Daras  hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki karena jalan sangat licin, bebatuan, tanjakan tinggi dan sangat berbahaya. Disini ditemukan 20 lobang dalam dan tenda tenda, sedangkan para penambang sudah tidak lagi di lokasi.
Menurut informasi masyarakat bahwa puncak gunung Belang Daras merupakan tempat lobang para Penambang Emas Tanpat Izin (PETI) yang sudah menghasilkan milyaran rupiah.

Dalam pelaksanaan patroli ke gunung Mayat dan gunung Belang Daras banyak ditemukan kerusakan batu, tanah akibat banyaknya lobang dan parit untuk Tabang Larut oleh para Pebambang Emas Tanpa Izin (PETI).



Medan menuju gunung Belang Daras


Medan menuju gunung Belang Daras
Meda menuju gunung Mayat


























Senin, 12 Desember 2016

Hujan yang turun sejak beberapa hari ini di Kabupaten Tanah Laut khususnya di Kecamatan Pelaihari membuat beberapa desa yang berada di bantaran sungai dan dataran rendah menjadi waspada, karena di jalan Atilam Kelurahan Pabahanan dan desa Kunyit telah ada yang terkena dampak luapan sungai yang menghubungkan dari Bajuin menuju Tabanio. (Senin, 12-12-2016).
 
Kasat Sabhara dan anggotanya sudah melakukan antisipasi demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi. Seperti memberikan himbauan kepada warga agar tetap waspada dan siaga apabila terjadi hujan deras, dan untuk Sat Sabhara Polres Tanah Laut sudah menyiapkan perahu karet apabila sewaktu waktu diperlukan.
Apabila kondisi sudah tidak memungkinkan dihimbau kepada warga agar untuk sementara waktu mengungsi ke rumah saudara atau tetangga yang mungkin lebih aman.
Kegiatan patroli ke daerah rawan terkena banjir yang dilakukan oleh Sat Sabhara adalah sebagai bentuk sikap tanggap dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat apabila bencana yang sewaktu waktu bisa terjadi. Dan kepada warga dihimbau untuk cepat lapor ke aparat Pemerintahan dari tingkat Rt, Rw, Kelurahan  ataupun ke anggota Polri dan TNI yang terdekat apabila di daerahnya debit air mengalami kenaikan lagi.

Rabu, 16 November 2016


Dalam rangka menciptakan lingkungan yang aman bagi wisatawan dan berlangsungnya kegiatan
kepariwisataan, sehingga para pengunjung tidak merasa cemas dan dapat menikmati kunjungannya.
Unit Pam Obvit dan Unit Patroli yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Tanah Laut melaksanakan patroli dialogis ke tempat wisata Pantai Takisung. Rabu (16-11-2016)
Dalam kegiatan patroli di daerah wisata tersebut unit Pam Obvit Polres Tanah Laut memberikan himbauan kepada penjaga parkir maupun warga masyarakat yang berada di sekitar Obyek Wisata pantai Takisung untuk bersama sama menjaga keamanan
dan ketertiban, dimana wisatawan dapat merasakan dan mengalami suasana yang aman, bebas dari ancaman , gangguan, serta tindak kekerasan dan kejahatan merasa terlindungi dan bebas dari :
-       Tindak kejahatan, kekerasan, ancaman seperti kecopetan, pemerasan/pemalakan, penodongan, penipuan dan lain sebagainya.
-       Gangguan oleh masyarakat antara lain berupa pemaksaan oleh pedagang, tangan jahil, ucapan dan tindakan serta prilaku yang tidak bersahabat dan lain sebagainya. Jadi aman berarti terjamin keselamatan jiwa dan fisik, termasuk milik (barang) wisatawan.

Ini sesuai dengan program Pemerintah dalam rangka pengembangan dan pengelolaan daya tarik wisata di Indonesia yaitu SAPTA PESONA yang terdiri dari :
1.    Aman.
2.    Tertib.
3.    Bersih.
4.    Sejuk.
5.    Indah.
6.    Ramah.
7.   Kenangan.

Kemudian patroli dilanjutkan dengan mendatangi  kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Obyek Wisata Pantai Takisung untuk koordinasi masalah keamanan karena menurut informasi ditengarai ada transaksi obat terlarang terutama pada malam hari. Kasat Sabhara meminta kepada pengelola obyek wisata pantai Takisung apabila terjadi atau ada sesuatu yang menyangkut masalah Keamanan dan Ketertiban di obyek wisata pantai Takisung agar segera menghubungi pihak Kepolisian terdekat atau ke nomor telpon yang diberikan kepada pihak pengelolan pantai Takisung.

Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat.

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Social Icons

Featured Posts

Sponsor

Artikel Disarankan